Penjual iPad Tak Bisa Dipidana Karena Manual Book   Leave a comment

Direktur Kementerian Pedagangan>> Penjual iPad Tak Bisa Dipidana karena Manual Book

Penjual iPad Tak Bisa Dipidana karena Manual Book Berbahasa Inggris

sumber : http://us.detiknews..com/read/2011/0…nggris?9911032

Jakarta – 2 Orang pemuda, Dian (42) dan Randy (29), terancam 5 tahun penjara karena menjual 2 buah iPad yang menggunakan manual book berbahasa Inggris. Seharunya keduanya tidak bisa diajukan ke pengadilan, karena iPad belum masuk dalam daftar wajib yang harus menggunakan bahasa Indonesia sesuai keputusan Menteri Perdagangan.

“Benar bahwa dalam UU Perlindungan Konsumen, setiap barang yang beredar di Indonesia harus menggunakan bahasa Indonesia dalam buku panduan. Tapi pasal ini masih ada kalimat selanjutnya yaitu sesuai peraturan yang berlaku,” kata Direktur Pemberdayaan Konsumen Direktorat Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Pedagangan, Srie Agustina, saat berbincang dengan detikcom, Kamis, (30/6/2011).

Atas amanat UU ini, maka menteri perdagangan membuat Surat Edaran Nomor 19/2010 yang berisi jenis- jenis barang apa saja yang di haruskan memuat manual book berbahasa Indonesia. Nah, dalam Surat Edaran inilah terdapat 45 jenis barang yang harus memuat manual book berbahasa Indonesia. Seperti kendaraan, komputer, laptop, televisi, handphone dan sebagainya.

“Dalam Surat Edaran tersebut, iPad tidak masuk dalam 45 jenis barang yang diatur. Jadi, tidak bisa keduanya disidik bahkan hingga sampai pengadilan,” ungkap Srie dengan nada tinggi.

Kasus ini bermula ketika Dian dan Rendy menawarkan 2 buah Ipad 3G Wi Fi 64 GB di forum jual beli situs www.kaskus.us. Entah karena apa, tawaran ini membuat anggota polisi Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan. Lantas, seorang anggota polisi, Eben Patar Opsunggu, menyamar sebagai pembeli. Transaksi pun dilakukan pada 24 November 2010 di City Walk, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Lantas, keduanya ditangkap polisi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endang, mendakwa keduanya melanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf j UU/ UU 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karena tidak memiliki manual book berbahasa Indonesia. Lalu, Pasal 52 juncto Pasal 32 Ayat (1) UU Nomor 36/ 1999 tentang Telekomunikasi, karena I Pad belum terkategori alat elektronik komunikasi resmi. Ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun penjara. Kasus ini masih berlangsung di PN Jakarta Pusat.

Quote:
Originally Posted by facebookerss View Post
Spoiler for Inilah Kronologi Kasus iPad Dian dan Randy:
http://us.metro.vivanews.com/news/re…dian-dan-randy
VIVAnews- Penahanan Randy dan Dian, penjual iPad melalui suatu situs forum media sosial dipertanyakan banyak pihak. Berawal dari menjual iPad secara iseng, kedua pria itu kini ditahan.

Bagaimana jalan ceritanya?

–potong karena ga cukup, lgsg klik link atas aja ya  —

Firza mengatakan mereka tidak memiliki tujuan khusus menjual iPad dari luar negeri. Keduanya memiliki pekerjaan tetap.

“Tujuannya hanya iseng saja, karena Randy sering bepergian ke luar negeri ya sambilan saja menjual barang elektronik” ujar Firza. (ren)
• VIVAnews

Quote:
semua penyataan polisi kepada media adalah bohong

Kuasa Hukum: iPad Dibeli Legal di Singapura

Sejumlah bukti seperti faktur penjualan juga mereka miliki. Tapi hingga kini, polisi tidak pernah meminta paspor Randy.

“Kami memiliki bukti, baik faktur penjualan iPad di Singapura dan paspor. Randy tidak pernah bilang bahwa dia tidak kenal dengan sales-nya, wong belinya legal kok. Bukti pembeliannya ada,” ujarnya.

Menurut Galih, semua penyataan polisi kepada media adalah bohong. Sebab, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tidak ada sama sekali pernyataan Randy seperti itu. “Kami sudah membaca BAP-nya,” ungkap dia.

http://metro.vivanews.com/news/read/…-di-pengadilan

Itu detik salah info gan. No 19/2010 soal penetapan harga patokan ekspor

Katanya si plokis….. Dasar hukum polisi itu karena keharusan adanya manual book berbahasa indonesia pada perangkat elektronik.
MARI KITA BEDAH AGAN-AGAN KAMSUD & PERMENNYA !!!!!

Barang-barang yang dikategorikan harus mempunyai manual book bahasa diatur dalam Peraturan Perundangan KepMenDag No 19/2009 ada 45 jenis barang elektronik yang telah ditetapkan dalam lampiran I :

A. Daftar Alat elektronik
1. Alat perekam atau reproduksi gambar dan suara (vcd, dvd, dan vcr player)
2. Amplifier
3. Amplitheather rumahan (home theater amplifier)
4. Cakram optik isi
5. Cakram optik kosong
6. Dispenser (water dispenser)
7. Faksimili (facsimile)
8. Frizer rumahan (home freezer)
9. Kalkulator
— potong supaya irit, lgsg ke klik icon deket id diatas aja ya —
44. Tungku pemanggang (oven toaster)
45. Kompor gas

Jadi yang tidak termasuk dalam Daftar Lampiran I adalah Komputer, PC, Laptop, PDA, dan iPad.

B. Arti Manual Book Berbahasa Indonesia
Sedangkan yang dimaksud dengan manual book berbahasa indonesia disebutkan pada bab 1 pasal 1 ayat 7 :
Petunjuk penggunaan (manual) dalam Bahasa Indonesia yang
selanjutnya disebut petunjuk penggunaan adalah buku, lembaran,
atau bentuk lainnya yang berisi petunjuk atau cara menggunakan
produk telematika dan elektronika


Dalam IPAD ada manual howto yang sudah ditranslate dalam bahasa indonesia, sehingga tuduhan tidak ada manual book tidak berdasar, karena diatas disebutkan bahwa manual book itu tidak melulu berupa hardcopy (buku, lembaran, atau bentuk lainnnya)

C. Sanksi
disebutkan pada BAB VI pasal 19 yaitu :
(1) Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 7 ayat (1) atau Pasal 9 ayat (1), dikenakan sanksi
administratif berupa:
a. pencabutan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) oleh pejabat
penerbit SIUP; atau
b. pencabutan perizinan teknis lainnya oleh pejabat berwenang.
(2) Dalam hal pelaku usaha dikenakan sanksi administratif sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) huruf b, Menteri atau pejabat yang ditunjuk
menyampaikan rekomendasi pencabutan perizinan teknis kepada
instansi terkait/pejabat berwenang.
(3) Pencabutan SIUP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a,
dilakukan setelah diberikan peringatan tertulis sebanyak 3 (tiga) kali
dengan tenggang waktu 7 (tujuh) hari kalender.

Tidak ada disebutkan sanksi pidana disitu, dan peraturan ini sebenarnya ditujukan untuk dealer/agent/distributor !! Bukan perseorangan/konsumen

Silahkan agan2 simpulkan sendiri dasar hukum yang dipakai polisi yang disebut2 sudah melalui prosedur yang benar.

sumber : PERMENDAG no 19/2009

sumber:http://kask.us/9489819

Posted July 4, 2011 by adellabuku in Umum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: