Menjawab Doktrin Tritunggal, Tentang Ke-allah-an Yesus   2 comments

menjawab
Kalau Allah itu bukan Tritunggal, mengapa Alkitab mencatat “Sebab ada tiga yang memberikan kesaksian di dlaam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu”? Kalau Yesus bukan Allah sejati, mengapa Alkitab bersaksi bahwa Yesus berkuasa menghidupkan orang mati, mengampuni dosa, dan membuat berbagai mujizat yang dahsyat? Mengapa ada tertulis berulangkali bahwa Yesus disembah? Bukankah Allah sejati, mengapa ia berkata: “Aku dan Bapa adalah satu”? dan “Barangsiapa melihat Aku, ia melihat Bapa”? Kalau Yesus bukanlah Allah, mengapa Tomas sebagai muridnya berkata: “Ya Tuhan dan Allahku”? Kalau Yesus bukanlah Allah yang menjelma menjadi manusia, mengapa Yesaya menubuatkan tentang lahirnya seorang anak yang namanya disebut orang “Allah yang Perkasa (el gibor)”?

“Yesus tidak pernah memperkenalkan dirinya sebagai Allah. Paullus tidak pernah menyebut Yesus sebagai Allah!” (Teolog Lembaga Alkitab Indonesia)
“…Yesus bukan Allah, tapi jalan menuju Allah..” (Prof. DR. JB. Banawiratama)

Penulis: Frans Donald
Penerbit: Borobudur
Harga: Rp.28.000
beli di http://pestabuku.info

Posted March 18, 2009 by adellabuku in Buku Agama

2 responses to “Menjawab Doktrin Tritunggal, Tentang Ke-allah-an Yesus

Subscribe to comments with RSS.

  1. kalo yesus tuhan… kenapa yesus harus menebus dosa ummat manusia segala… bukan nya cuma dengan mengatakan dosa disa di ampuni… masa tuhan berkorban, masa tuhan di salib, dan masa tuhan di biarkan tidak berpakayan…^_^

    Sulfiandi Anshar
  2. Selama ini byk org2 yg tdk mengerti misteri kata “keesaan” dalam diri Allah,yg memicu konflik doktrin utk perumusan mengenai Allah. Saya akan mencoba menjabarkan scr singkat dgn kata2 tdk sempurna yg semoga bisa dimengerti. Allah membentuk manusia menurut “gambar dan rupa”-Nya menurut Alkitab. Berarti gambar dan rupa Allah melekat dlm diri manusia..penjelasannya? Di dlm diri seorang “manusia” terdapat “3″ unsur yg membentuk kata sbg “manusia”,yaitu tubuh,jiwa dan roh dan zat2 itu kita sebut “keesaan”manusia? Knp disebut keesaan? Karena tanpa salah satu dr 3 unsur ini di dlm manusia maka kita “bukanlah” manusia..paham? Keesaan itu tdk terpisah..dia itu “satu” walaupun ada 3 unsur yg saling melekat. Adakah salah satu lebih penting untuk menjadikan kita sbg manusia? Bisakah kita disebut manusia jika salah satu unsur tsb dihilangkan? “Keesaan” Allah yg gambar dan rupa-Nya melekat dlm diri manusia tsb adalah kira2 spt itu. 3 unsur dlm diri Allah yaitu Bapa,Anak,Roh Kudus yg tdk bisa dipisahkan dlm diri nama “Allah” krn akan menghilangkan “keesaan”Nya sbg Allah. 3 unsur punya peran masing2 dlm diri Allah sebagaimana tubuh,jiwa dan roh dlm manusia punya peran tersendiri. Ini bukanlah politeism (menyembah allah yg banyak),krn dlm politeism setiap allah punya kewenangan sendiri yg “terpisah” dgn allah lainnya walaupun mereka adalah sama2 “dewa/ilah”,jadi sewaktu2 allah2 mrk akan bertengkar,bermusuhan,ngambek dgn allah lainnya padahal sama2 tinggal di alam dewa-dewi..ini bukanlah Allah. Allah tdk spt ilah2 politeism yg bertindak sendiri2.. Justru itulah yg membedakan politeism dgn monoteism (Allah yg maha esa). Kata “maha esa” sendiri sdh membedakan Allah dgn alah2 lain yg mrk itu “terpisah2″ dan “tdk esa”. Nah ajaran arius pd konflik konsili nicea ingin “memisahkan” keesaan Allah dgn Yesus dan Roh Kudus dan menuangkan buah pikiran “yunani-plato”nya ke dlm suatu rumusan “politesim”. Ini adalah bidaah. Dan menimbulkan konflik yg meresahkan antar masyarakat pd saat itu lalu byk org2 yg terpecah belah ingin memihak yg mana..dan di antara konflik ini ada jg org2 yg akhirnya memutuskan utk memilih “jalan aman” dlm ajaran mrk yg akan membentuk suatu komunitas yg hanya menyembah Allah saja dan tdk mau merumuskan status diri yesus maupun roh kudus dgn “harapan” tdk mau “musryik”..padahal ajaran rasul2 maupun komunitas perjanjian lama awalnya jelas mengerti keesaan Allah dlm bentuk plural (jamak-see”Elohim”) dan baru terungkap ketika yesus menyatakan diriNya di muka bumi dan menyingkapkan rahasia kepluralan dlm diri Allah yg esa tsb. semoga bisa dimengerti apa yg saya jabarkan dgn kata2 kurang sempurna ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: